Materi Fotografi untuk kelas XI DKV

Guru mata pelajaran : Rochmat Kundarto S.Pd, MM.Pd

 

 

A. Latar Belakang

Fotografi merupakan mata pelajaran yang mempelajari dari pengetahuan dasar fotografi, sejarah fotografi, fungsi dan tujuan fotografi, pengetahuan kamera dan lensa serta peralatan pendukungnya, teknik memotret serta pengaturan komposisi fotografi.

Adapun ruang lingkup materi fotografi yaitu :

1. pengetahuan tentang asal usul fotografi secara umum

2. pengenalan dan pemahaman peralatan fotografi

3. keteknikan fotografi

4. praktek fotografi periklanan

 

B. Tujuan

Setelah mempelajari materi ini para siswa diharapkan dapat:

1. Mengenal dan mengetahui sejarah fotografi;

2. Mengetahui berbagai alat fotografi dan cara penggunaannya;

3. Mengetahui teknik perawatan peralatan fotografi;

4. Mengetahui cara menggunakan peralatan fotografi;

5. Menciptakan berbagai karya foto periklanan.

 

C. Sejarah Fotografi

Fotografi (dari bahasa Inggris: photography, berasal dari kata Yunani yaitu "photos" : Cahaya dan "Grafo" : Melukis/menulis.) adalah proses melukis/menulis dengan menggunakan media cahaya. Prinsip fotografi adalah memfokuskan cahaya dengan bantuan pembiasan sehingga mampu membakar medium penangkap cahaya. Medium yang telah dibakar dengan ukuran luminitas cahaya yang tepat akan menghasilkan bayangan identik dengan cahaya yang memasuki medium pembiasan (selanjutnya disebut lensa).

Fotografi pertama diciptakan di dua Negara yaitu di inggris oleh William Henry Fox Talbot, dan di Prancis oleh Louis Jacques Mande Daguerre. Kamera merupakan alat paling utama fotografi.

Kamera yang pertama kali ditemukan adalah Camera Obscura Alat tersebut ditemukan pada abad ke-11.Camera obscura pertama kali ditemukan oleh seorang ilmuwan muslim yang bernama Alhazen antara tahun 965-1039 Setelah Masehi. Tahun 1267, camera obscura disempurnakan oleh Roger Bacon. Ditambah beberapa cermin untuk memantulkan cahaya yang disebut ilusi optikal. Gerolomo Cardano seorang ahli matematika asal Italia, antara tahun 1501-1576 memperkenalkan teknologi orbem e vitro, yang kemudian disebut sebagai nenek moyang lensa kamera. Tugas lensa adalah mengambil cahaya dari subyek agar masuk ke dalam fokus sehingga bisa menghasilkan gambar yang bagus. Pada tahun 1660-an ilmuwan Inggris Robert Boyle dan asistennya Robert Hooke menemukan kamera portable. Pada tahun 1685, seorang ilmuwan dan penulis bernama Giovanni Battista della Porta dari Itali mengembangkan camera obscura.

Pada abad ke-17, dibuatlah lensa konveks yang berfungsi untuk menghasilkan gambar yang lebih jelas dan lebih tajam. Jacques Daguerre pada tahun 1837 menemukan lempengan yang diletakkan dalam alat camera obscura, bisa langsung menyerap proyeksi gambar yang terpantul. Teknik mencetak karya Daguerre ini kemudian disebut daguerreotype. Teknologi memperbanyak foto lewat kertas film negatif disebut calotype ditemukan oleh William Fox Talbot dari Inggris pada tahun 1844.

Pada tahun 1852, Frederick Scott Archer menemukan teknik mencetak foto yang lebih cepat. Pada tahun 1871, Richard Maddox menemukan gelatin, sebuah bahan yang digunakan untuk mencetak foto. Bahan ini menggantikan piringan kaca fotografik. Dengan penemuannya ini, gambar bisa dicetak lebih banyak dan kualitasnya lebih bagus. Ini merupakan awal dari proses produksi massal film.

Tahun 1888 kamera Kodak portable box diperkenalkan oleh Eastman ke publik. Alat ini lebih ringkas dan sederhana daripada alat-alat fotografi sebelumnya. Memasuki abad ke-20, penemuan di bidang kamera terus berlanjut dan tahun 1924, Leitz memperkenalkan Kamera Leica yang kecil dan sederhana dalam penggunaannya. Kamera ini kemudian menjadi standar para jurnalis di masa itu. Kemudian pada tahun 1947, Edwin Land menemukan kamera Polaroid yang memungkinkan untuk mencetak gambar secara langsung tanpa menggunakan negatif film. Pada tahun 1986, Kodak berhasil menemukan teknologi fotografi tanpa film, Kemampuan merekam gambar inilah yang kemudian disebut sebagai megapixles. Selanjutnya pada tahun 1990, Kodak memperkenalkan kamera digital pertama di dunia.

 

D. Umpan Balik

Bacalah dengan seksama pengetahuan mengenai sejarah fotografi dan jawablah pertanyaan berikut ini :

1.  Kapan fotografi ditemukan?

2.  Apa manfaat ditemukannya fotografi?

3.  Bagaimana proses kerja kamera obscura dalam menghasilkan gambar?

4.  Bagaimana proses perkembangan kamera selanjutnya?

5.  Kamera dibagi menjadi 2 jenis sebutkan dan jelaskan secara singkat.

 

Tulis jawaban pada selembar kertas kemudian difoto dan kirimkan japri ke P Kun dengan no WA 085336722224.

Foto jawaban sekaligus merupakan absen mata pelajaran ini.

 

Sampai jumpa pada materi selanjutnya.....